Wong Ndeso
22 08 2008
12 : 16
Sebuah perkataan yg sedikit menyentil telinga, "gak suka AC ya... emangorang gunung, sukanya yg alami2. hehehe". "heheheh" juga balasannya.
Ketika orang2 desa melakukan urbanisasi ke kota, alangkah susahnyabadan beradaptasi. Udara yg polusi, panas, penat, tentunya palingmenyedihkan bagi kulit orang desa yg sehat walafiat. Dan tentunyabanyak tindakan2 yang harus dilakukan agar badan tetap terasa nyamanmeski bergelut dengan panasnya udara kota. Salah satunya digunakanlahAC sebagai pendingin ruangan. Tentu sedikit aneh jika ada yg berkata"wong ndeso" dikala orang tidak tahu sesuatu yg bernama AC, padahal ygmembutuhkan adalah mereka2 sebetulnya. Memang betul sekali sih kalau didesa itu tidak ada benda bernama AC, krn memang tidak butuh!!! -- yangmereka kenal adalah "fire place" alias perapian.
Aku, selaku orang yg ndeso banget, hehehe, alias orang dari desa...tinggal jauh di lereng pegunungan(dekat kawasan wisata dan vila2),perjalananku berhari-hari(jika jalan kaki dari Jakarta :p), meski kenalsekali dengan si AC ini, tapi sayang aku kurang menyukainya, sangatsayang... hehehe. Terlahir di tempat yg dingin, badanku menjadi sedikitreaktif terhadap cuaca(sedikit aneh sebetulnya). Intinya adalah cepatmerasa dingin dan cepat merasa kepanasan. Susah juga jadinya... ^^ --namun secara aku orang yg ndeso banget, aku memang sangat senang jikajalan2 di taman, menghirup udara segar, aroma rumput, sambilmendengarkan burung bernyanyi, berjemur matahari pagi, makansingkong rebus pakai keju, istirahat siang di bale bengong.... sangatmenyenangkan dibandingkan nongkrong di dalam rumah bertemankan si AC!!
So, apa yg paling aku inginkan saat ini adalah.... jalan2 di sawah,main lumpur, memandang sawah dan gunung yg menghijau, bersiul menemanisi burung, berlarian bersama anjing kesayanganku, beristirahat sejenakdi gubuk, tidur pakai lampu sentir, minum pakai bambu, makan pakaidaun, jalan tanpa alas kaki, dengerin alunan musik "tetinklikan"(gambelan Bali mirip angklung), main layang2(melupakan kesehatankulit), menelusuri sungai... sungai itu... itu yg indah .... indahsehingga susah dijelaskan dengan kata-kata.... kata-kata yg simple danmudah dimengerti .... dimengerti oleh telinga awam... awam selayaknyaawan... awan yang putih tak ternoda dan hanya mengalir bergerak krnhembusan angin!!!
-Putu-
Ketika orang2 desa melakukan urbanisasi ke kota, alangkah susahnyabadan beradaptasi. Udara yg polusi, panas, penat, tentunya palingmenyedihkan bagi kulit orang desa yg sehat walafiat. Dan tentunyabanyak tindakan2 yang harus dilakukan agar badan tetap terasa nyamanmeski bergelut dengan panasnya udara kota. Salah satunya digunakanlahAC sebagai pendingin ruangan. Tentu sedikit aneh jika ada yg berkata"wong ndeso" dikala orang tidak tahu sesuatu yg bernama AC, padahal ygmembutuhkan adalah mereka2 sebetulnya. Memang betul sekali sih kalau didesa itu tidak ada benda bernama AC, krn memang tidak butuh!!! -- yangmereka kenal adalah "fire place" alias perapian.
Aku, selaku orang yg ndeso banget, hehehe, alias orang dari desa...tinggal jauh di lereng pegunungan(dekat kawasan wisata dan vila2),perjalananku berhari-hari(jika jalan kaki dari Jakarta :p), meski kenalsekali dengan si AC ini, tapi sayang aku kurang menyukainya, sangatsayang... hehehe. Terlahir di tempat yg dingin, badanku menjadi sedikitreaktif terhadap cuaca(sedikit aneh sebetulnya). Intinya adalah cepatmerasa dingin dan cepat merasa kepanasan. Susah juga jadinya... ^^ --namun secara aku orang yg ndeso banget, aku memang sangat senang jikajalan2 di taman, menghirup udara segar, aroma rumput, sambilmendengarkan burung bernyanyi, berjemur matahari pagi, makansingkong rebus pakai keju, istirahat siang di bale bengong.... sangatmenyenangkan dibandingkan nongkrong di dalam rumah bertemankan si AC!!
So, apa yg paling aku inginkan saat ini adalah.... jalan2 di sawah,main lumpur, memandang sawah dan gunung yg menghijau, bersiul menemanisi burung, berlarian bersama anjing kesayanganku, beristirahat sejenakdi gubuk, tidur pakai lampu sentir, minum pakai bambu, makan pakaidaun, jalan tanpa alas kaki, dengerin alunan musik "tetinklikan"(gambelan Bali mirip angklung), main layang2(melupakan kesehatankulit), menelusuri sungai... sungai itu... itu yg indah .... indahsehingga susah dijelaskan dengan kata-kata.... kata-kata yg simple danmudah dimengerti .... dimengerti oleh telinga awam... awam selayaknyaawan... awan yang putih tak ternoda dan hanya mengalir bergerak krnhembusan angin!!!
-Putu-
Track Back : http://manage.catatanku.com/tb.cgi/26_1098_2008_08
Komentar Anda