Pretender
25 08 2008
07 : 33
Berpura-pura mungkin bisa dikatakan sebagai salah satu life style saatini. Kenapa? karena kalau tidak demikian maka akan demikian... -- untuklebih jelasnya, tanyakan saja kepada siapa saja yg suka berpura-pura.!.
Terbiasa hidup jujur, ketika dihadapkan pada kondisi harusberpura-pura, maka hidup akan terasa berat sekali... begitu jugasebaliknya, jujur dan terus terang bukanlah sesuatu yg mudah. Memangsudah fakta kalau berakting itu perlu sekolah, namun hidupjujurpun perlu dipelajari -- sangat harus malah.
Secara filsafat, dan dipandang dari sisi ilmu kebaikan, kita sebagaimanusia memang harus jujur. Namun, kalau dipandang dari sisi yang sukange-les, hidup itu gak boleh jujur 100%. Apalagi zaman sekarang, sudahrahasia umum kalau berpura-pura itu barang yg sah. Bagaimana tidak sah,wong setiap hari kita sebagai sales "ngecap"-nya kemana-mana yangkebenarannya perlu dibuktikan terlebih dahulu. Dan bisa dihitung saatini berapa persen masyarakat bergerak sebagai sales.... jualan suara,jualan pikiran, jualan keahlian juga sales lho. Mungkin ketika orangbenar2 berkata jujurpun, orang masih akan mikir "apakah dia bener2jujur ya?? Hmmm mmm ....".
Jd teringat sebuah artikel mengenai "pola hidup anak muda jamansekarang", dan sebuah komen yg aku tulis disana "memang sekarangjamannya begini". Ya, betul sekali aku pikir, berpura-pura jugamerupakan salah satu yg menorehkan sejarah dalam peradaban manusia.Ramalan Maya Aztex mungkin memang akan terjadi, manusia akan memasukiperadaban baru, kemudian ditelusuri dari definisi jaman "Kaliyuga"....memang apa yg terjadi sekarang ini adalah rahasia alam yg memang hrsterjadi. Cuman... kalau kita tahu bahwa semua ini adalah hal-hal yg sepertinya tidak sesuai, ada baiknya untuk kembalimendengarkan hati nurani alias kata hati. Apakah saya harusberpura-pura, atau apakah saya harus mengikuti jaman ini, atau apakah saya harus .... .... .... ..... Jawabannya, Andasendiri yg tahu.
So, have a great days for all and wish for the best, always!!! ^^
-Putu-
Terbiasa hidup jujur, ketika dihadapkan pada kondisi harusberpura-pura, maka hidup akan terasa berat sekali... begitu jugasebaliknya, jujur dan terus terang bukanlah sesuatu yg mudah. Memangsudah fakta kalau berakting itu perlu sekolah, namun hidupjujurpun perlu dipelajari -- sangat harus malah.
Secara filsafat, dan dipandang dari sisi ilmu kebaikan, kita sebagaimanusia memang harus jujur. Namun, kalau dipandang dari sisi yang sukange-les, hidup itu gak boleh jujur 100%. Apalagi zaman sekarang, sudahrahasia umum kalau berpura-pura itu barang yg sah. Bagaimana tidak sah,wong setiap hari kita sebagai sales "ngecap"-nya kemana-mana yangkebenarannya perlu dibuktikan terlebih dahulu. Dan bisa dihitung saatini berapa persen masyarakat bergerak sebagai sales.... jualan suara,jualan pikiran, jualan keahlian juga sales lho. Mungkin ketika orangbenar2 berkata jujurpun, orang masih akan mikir "apakah dia bener2jujur ya?? Hmmm mmm ....".
Jd teringat sebuah artikel mengenai "pola hidup anak muda jamansekarang", dan sebuah komen yg aku tulis disana "memang sekarangjamannya begini". Ya, betul sekali aku pikir, berpura-pura jugamerupakan salah satu yg menorehkan sejarah dalam peradaban manusia.Ramalan Maya Aztex mungkin memang akan terjadi, manusia akan memasukiperadaban baru, kemudian ditelusuri dari definisi jaman "Kaliyuga"....memang apa yg terjadi sekarang ini adalah rahasia alam yg memang hrsterjadi. Cuman... kalau kita tahu bahwa semua ini adalah hal-hal yg sepertinya tidak sesuai, ada baiknya untuk kembalimendengarkan hati nurani alias kata hati. Apakah saya harusberpura-pura, atau apakah saya harus mengikuti jaman ini, atau apakah saya harus .... .... .... ..... Jawabannya, Andasendiri yg tahu.
So, have a great days for all and wish for the best, always!!! ^^
-Putu-
Track Back : http://manage.catatanku.com/tb.cgi/26_1102_2008_08
Komentar Anda
hidup emang pilihan putu 3 :)
Re: Pretender
Oleh Putu ( 26 Agustus 2008 11:25:00 )
Oleh Putu ( 26 Agustus 2008 11:25:00 )
ya Handi san... selamat memilih :)