Waktu SD, SMP, SMA dulu.... salah satu kegiatan yang begitu menarik minatku adalah gerak jalan, apalagi disertai alunan marching band yang membahana. Pernah sekali ketika ada suara-suara ¡Éaneh¡É terdengar di telinga ketika aku memimpin regu gerak jalan-ku bertanding. Ternyata itu adalah suara seorang pembina regu kompetitor yang sedikit terdengar meremehkan dan merendahkan regu kami, mungkin niat dia adalah membuat kami lemah. Dan..... sangat teramat salah bapak satu itu. Karena usahanya sia-sia belaka. Yang ada hanya rasa malu tak berujung.
Kebiasaan berjalan dengan panjang langkah 60cm per detik sudah menempel dalam alam bawah sadar. Hal ini lebih tersadari ketika banyak sekali satpam yang nyeletuk, ¡ÉMbak, mau gerak jalan ya...¡É. Akupun menganggap itu semua hanya sebagai perhatian yang lucu, yang membuatku tersenyum cerah.... Dengan ritme berjalan seperti itu membuatku merasa lebih nyaman dan teratur. Keuntungannya adalah kita bisa memprediksi waktu yang dibutuhkan guna menempuh sebuah jarak. Good for me.... ^^
Ternyata tidak hanya para satpam yang mengenaliku dengan pola langkah seperti itu, teman-teman di kantor ternyata juga menandaiku hanya lewat suara hentakan sepatuku ketika berjalan. Wao.... ternyata oh ternyata hehehe . Cuman... (masih ada cumannya neh...), sometimes kalo emang niat jalan yang seru, temen jalannya jg harus se-ritme. Jadi inget ama bapak-bapak bosku dari dulu ampe sekarang.... ternyata mereka memiliki konsep berjalan yang sama ech ech hehehe ^^
Kalau boleh berteori.... mungkin gak seseorang itu bisa dipahami lewat cara berjalan dia? Aku kira bisa banget.... Coba deh lihat orang-orang disekitar, perhatikan cara berjalan mereka dan pola hidup mereka. Pasti ada benang merahnya ^-^
Selamat mencoba....!.
-Putu-
bleh tuh putu san..
mengetahui karakter orang dari cara dia berjalan..
pasti beda cara jalannya tentara.. model.. bos2..
hihihii... kali aja bisa jadi disiplin ilmu yang baru.. :D
Oleh Putu ( 09 Juni 2009 13:14:27 )
Oleh Putu ( 12 Juni 2009 23:10:30 )
ishouni, gambarimasu.